Berdasarkan sumber yang tersedia, masing-masing jenis pecel memiliki lauk pendamping khas yang memberikan karakteristik tersendiri pada penyajiannya:
Lauk Pendamping Pecel Madiun
Pecel Madiun umumnya disajikan dengan lauk yang memberikan tekstur renyah dan gurih, antara lain:
Rempeyek Kacang: Rempeyek yang renyah merupakan pasangan utama yang hampir selalu ada dalam penyajian Pecel Madiun.
Baca Juga: Cara Membuat Sambal Pecel Tradisional Khas Jawa Timur yang Otentik
Tempe Goreng Tipis: Tempe yang digoreng hingga garing dan tipis menjadi pelengkap umum.
Kerupuk Puli: Kerupuk khas yang terbuat dari nasi.
Lauk Pendamping Pecel Blitar
Pecel Blitar dikenal memiliki pilihan lauk yang lebih variatif dan “ramai” dibandingkan versi Madiun. Lauk pendampingnya meliputi:
Lauk Dasar: Seperti tahu, tempe, dan rempeyek yang membuat hidangan semakin nikmat.
Baca Juga: Ragam Pecel dari Berbagai Kota di Jawa Timur dan Latar Sejarahnya
Lauk Tambahan Khas: Sering kali disajikan dengan telur dadar, sate usus, hingga empal suwir.
Secara visual, penyajian Pecel Madiun cenderung terlihat lebih rapi dengan siraman bumbu yang merata, sedangkan Pecel Blitar terkadang tampil lebih “liar” dengan bumbu yang disiram secara autentik di atas tumpukan lauknya yang beragam.
Selain nasi, pecel juga dapat dinikmati dengan pendamping lain seperti pulut (ketan), sawut, atau lontong.
Leave a Reply